Kau penjahat cintaku…
Kau pencuri jiwaku…
Kau bunuh aku dengan kesetiaanmu
Kau cekik aku dengan kelembutanmu
Kau kelabui aku dengan rayuan gombalmu
Kau penjarakan aku dengan kesetiaanmu
Kau buatku perih dengan taburan kasih sayangmu
Kau lenyapkan aku dengan busur panah cintamu
Kau hipnotis aku dengan senyum manismu
Kau jauhkan aku dengan dekapan hangatmu
Kau pukul aku dengan belaianmu
Kau bakar aku dengan kecemburuanmu
Rasa ini tak akan berubah
Sengsara dan derita kuterima dari hati kecilmu
Tapi kini baru kurasakan hilangnya dirimu
Lenyap dari kehidupanku
Kau jauh, hilang, pergi entah arah tujuanmu
Itulah yang kau mau, itulah yang kau inginkan
Kau sengsarakanku dalam kesendirianku
Duka nestapa telah menimpaku
Iringan tangis menderu
Tuk temani perjalananmu
Tak akan berhenti mereka tuk mengalir deras
Membahasi luasnya pipi indahku
Mereka akan selalu mengalir
Sampai kau datang membebaskanku
Dari kesengsaraan hidup tanpa dirimu…
Tapi buatapa lagi aku mengharapmu
Lebih baik aku menyendiri dalam semu
Dan menemukan lagi yang jauh lebih indah darimu
(found this in a little book under a pile of old books)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar